Jakarta, Beritasatu.com – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, keterisian tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) untuk pasien Covid-19 yang tinggi dapat diturunkan dengan mengonversi tempat tidur biasa menjadi tempat tidur untuk pelayanan Covid-19.

“Atau bisa juga dengan mentransfer pasien ke rumah sakit di wilayah terdekat. Untuk pasien dengan gejala ringan dan tanpa gejala diusahakan untuk mengisolasi mandiri di kediaman masing-masing jika memungkinkan atau di tempat-tempat isolasi terpusat jika tersedia di daerahnya masing-masing,” kata Wiku pada konferensi pers tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Rabu (9/6/2021).

Wiku menyebutkan, kenaikan kasus yang tinggi karena periode Idulfitri, karena ada kegiatan berkumpul bersama keluarga, berbelanja baju Lebaran, bertamasya ke tempat wisata, dan perjalanan antar wilayah.

Untuk itu, hal perlu dilakukan adalah terus mendata, melakukan testing, dan mengoptimalisasi pelaksanaan karantina mandiri 5×24 jam bagi warga yang baru pulang dari bepergian antarwilayah.

Selanjutnya, Wiku menyebutkan, saat ini ada 15 kabupaten/kota dengan kenaikan kasus lebih dari 100%, namun BOR masih berada dibawah 70%. Yaitu Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumbawa Barat, Boyolali, Sukabumi, Ciamis, Kota Batam, Cianjur, Agam, Karawang, Dharmasraya, Solok, Karimun, Kota Tangerang Selatan, dan Cirebon.

“Mohon keadaan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dengan melakukan penanganan segera pada pasien gejala berat dan evaluasi menggunakan tempat tidur yang ada. Apabila pasien lama sudah menunjukan perbaikan gejala segera tindak lanjut dengan merujuk isolasi mandiri jika memungkinkan agar beban rumah sakit tidak semakin berat,” imbuhnya.

Selain itu, Wiku juga mengimbau kepala daerah untuk terus memantau perkembangan daerahnya masing-masing agar segera dapat dengan cara terbaik sesuai dengan situasi yang dihadapi.

“Jika seluruh daerah dapat melakukannya maka kondisi kritis pada beberapa daerah ini dapat segera terlewati tanpa memakan korban jiwa,” ucapnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Sumber Berita