Badai Siklon Tropis Seroja Luluhlantakkan Sabu Raijua, Ribuan Unit Bangunan Rusak

POS-KUPANG.COM | KUPANG — Bangunan, rumah warga dan fasilitas publik di Kabupaten Sabu Raijua mengalami kerusakan pasca bencana badai Siklon Tropis Seroja yang menerjang wilayah itu, Senin (5/4/2021).

Bencana Siklon Tropis Seroja menghancurkan banyak bangunan dan meluluh lantakkan wilayah Sabu Raijua.

Plt. Bupati Sabu Raijua, Doris Alexander Rihi mengatakan, berdasarkan laporan jajaran camat, kepala desa dan lurah, kerusakan yang dialami akibat bencana badai siklon tropis mencapai 12 ribu unit bangunan.

Baca juga: BPOLBF Dukung Aksilirasi Labuan Bajo 2021

Baca juga: Satgas Bencana Kementerian BUMN Serahkan Bantuan Rp 5 M Bagi Korban Bencana Seroja NTT

“Setelah saya mengumpulkan para camat dan kepala desa/lurah, diperoleh informasi jumlah kerusakan pada rumah warga, sekolah, gereja, fasilitas umum seperti kantor, rumah sakit, puskesmas mencapai 12 ribu lebih unit. Demikian juga dengan kerusakan jalan atau infrastruktur lainya,” kata dia.

Selain itu, listrik padam sejak bencana. Demikian pula jaringan komunikasi internet juga mengalami gangguan. Sementara itu, belum ada stok BBM yang masuk ke Sabu.

Doris juga menjelaskan, transportasi jalan masih dapat dilalui walaupun pada titik tertentu terjadi patahan atau longsor.

“Transportasi laut dan udara kiranya dapat beraktifitas. Karena saat sangat dibutuhkan untuk kelancaran perekonomian di Sabu Raijua seperti terpenuhinya BBM, sembako dan lainnya,” kata dia.

Ia juga menyebut, kantor Bupati Sabu Raijua mengalami kerusakan parah dan sementara tidak dapat digunakan untuk aktivitas kantor. Demikian pula Rumah Sakit Umum.

Baca juga: Peduli Korban Bencana NTT, KNPI Bersama Organisasi Lintas Agama di Mabar Gelar Aksi Seribu Lilin

Baca juga: Tim Medis Dompet Dhuafa NTT Gelar Pos Medis dan Pembagian Hygine Kit di Lokasi Bencana

Jubir Satgas Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja NTT, Ardu Jelamu Marius mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima Satgas hingga Minggu (11/4) siang, korban meninggal dunia akibat bencana tersebut berjumlah 3 orang dan korban hilang berjumlah 3 orang. Sementara itu, sebanyak 18 KK atau 656 jiwa mengungsi di 2 titik pengungsian.

Sebanyak 3.967 rumah rusak berat, 2.492 rumah rusak ringan serta 4.234 rumah rusak ringan. Sementara 10.702 rumah terdampak.

Distribusi Bantuan

Sementara itu, Ardu Jelamu mengatakan, distribusi logistik tanggap darurat bencana untuk Kabupaten Sabu Raijua mengalami perubahan dari rencana awal, hari ini. Rencananya distribusi akan dilakukan pada Rabu, 14 April 2021 menggunakan KRI Ahmad Yani.

Ardu Jelamu juga menyebut, distribusi logistik pertama untuk korban bencana di Sabu Raijua telah didistribusikan beberapa hari lalu bersamaan dengan distribusi ke Kabupaten Rote Ndao. Namun demikian, ia tidak menjelaskan secara detail jenis dan jumlah bantuan yang disalurkan. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Berita Sabu Raijua



Sumber Berita