TRIBUN-BALI.COM – Temuan bayi hiu berwajah mirip manusia viral di pemberitaan luar negeri. 

Bayi hiu yang ditemukan nelayan di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu rupanya tidak hanya viral di dalam negeri. 

Bayi hiu itu disebut pertama kali ditemukan oleh nelayan bernama Hasan Hanasin.

Demikian kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo pada Rabu 24 Februari 2021 petang mengatakan ke Kompas.com.

Baca juga: Gadis Ini Siarkan Dirinya Tidur Selama 5 Jam, Raup Uang Banyak Karena Ditonton Puluhan Ribu Orang

Hasan dan rekannya, Abdullah Ferroh, menemukan ikan tak biasa itu setelah memotong induk hiu yang tertangkap pukat di perairan Papela, tepatnya di depan Pos Angkatan Laut Papela.

Namun, saat memotong, Hasan mendapati dua ekor bayi hiu di dalam perut ikan berukuran besar tersebut. 

“Salah satu bayi ikan hiu tersebut memiliki bentuk yang berbeda sehingga yang bersangkutan langsung membuangnya karena takut melihat bentuk bayi ikan hiu tersebut,” jelas Anam.

Bayi ikan hiu itu lalu dipungut Abdullah, dibawa pulang untuk disimpan dalam stoples berisi cairan alkohol.

Kisah unik itu pun tersiar sampai ke luar negeri.

Sejumlah media asing di Amerika Serikat (AS), Inggris, India, dan Timur Tengah turut memberitakan.

Di New York Post misalnya, media “Negeri Paman Sam” itu menceritakan kronologi penemuan bayi hiu berwajah mirip manusia.

“Seorang nelayan Indonesia mengeklaim menangap seekor hiu yang mirip manusia – dan mirip karakter kartun terkenal,” tulis media yang beroperasi sejak 1801 itu, dalam artikel berjudul Baby shark with ‘human face’ looks eerily like viral YouTube character. 

“Foto-foto menunjukkan mata besar seperti manusia dan mulut yang lebih kecil dari jari manusia,” lanjutnya.

Kemudian di Daily Mail, diceritakan pengakuan Abdullah bahwa rumahnya kini ramai didatangi orang-orang yang penasaran dengan hiu berwajah mirip manusia tersebut.

Di artikel berjudul The real-life baby shark! Mutant fish is born with ‘a human face’, media Inggris itu menulis Abdullah yang enggan menjual bayi hiu temuannya, dan memilih untuk menyimpannya karena yakin bakal membawa keberuntungan.

Media Inggris lainnya yaitu The Independent, mengutip penjelasan pakar tentang fenomena langka itu.

Dr David Shiffman ahli biologi konservasi laut dan peneliti post-doctoral di Arizona State University menerangkan, kemungkinan besar bayi hiu itu cacat bawaan dan bukan spesies baru.

“Ini bukan hal yang saya pelajari, tapi beberapa ahli yang saya ikuti melaporkan mungkin kasus Cyclopia parsial (jangan Googling ini saat makan) dengan satu orbit yang menyatu tapi masih dua mata,” tulisnya di Twitter.

Lalu di Metro, dalam artikel berjudul artikel Mutant baby shark ‘with a human face’ cut from mother’s stomach, disebut bahwa bayi hiu itu mirip karakter hantu Casper yang masuk mesin cuci lalu bergabung dengan Ku Klux Klan (KKK).

Kemudian media AS lainnya, LADBible, membandingkan temuan langka itu dengan hiu “berambut” mirip Donald Trump yang viral akhir Januari lalu.

“Dalam kasus yang sama, siapa fotografer dan videografer Tanner Mansell yang memberitahu orang-orang bahwa hiu yang ia potret tidak terlihat seperti Donald Trump?” tulisnya di artikel Fisherman Baffled By Baby Shark With Strange ‘Human Face’.

Selain media berbahasa Inggris, berita hiu berwajah mirip manusia ini juga beredar dalam bahasa Hindi seperti di Zee News Hindi, bahasa Telugu (India selatan) di Sakshi.com, aksara Marathi (India barat) di Lokmat.com, hingga situs bahasa Arab milik Al Jazeera.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT”



Sumber Berita