php shell hacklink php shell seobizde.com hacklink izmir escort

Buka Pelatihan Administrator dan Latsar, Wagub Nae Soi Tekankan Pemimpin Harus Punya Integritas – Info Rote-Ndao


Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi menekankan agar sebagai pemimpin, para aparatur sipil negara (ASN) di provinsi Nusa Tenggara Timur harus memiliki integritas. 

Hal itu ditegaskan Wagub Josef Nae Soi saat membuka kegiatan Pelatihan Administrator Angkatan VI Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Pelatihan Dasar (Latsar)  Calon PNS Golongan II Angkatan 47 dan Golongan III Angkatan 132, 133 dan 134 Lingkup Pemerintah Sumba Timur,  Alor, Rote Ndao,  Sikka dan Nagekeo di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) NTT, Senin, 28 Juni 2021.

Menurut Wagub Nae Soi, tanpa Integritas pribadi maka kepemimpinan tidak bermakna. 

“Pemimpin itu harus punya integritas. Saudara boleh hebat dan pintar,  tapi tanpa integritas,  tidak ada maknanya,” tegas Wagub Nae Soi.

Latihan kepemimpinan tersebut, tegas Wagub Nae Soi bukan hanya seremonial atau syarat  kenaikan pangkat dan jabatan semata.  Tapi lebih dari itu, agar para ASN memiliki kompetensi yang sampai kapanpun akan selalu membanggakan, yakni komit dan konsisten dalam bekerja.

Selain itu, Wagub Nae Soi juga menegaskan, pemimpin harus mampu mewujudkan semangat perubahan lewat tindakan. Pemimpin  harus bisa gerakan orang yang dipimpinnya untuk bekerja sama. 

“Latihan kepemimpinan ini punya dua tujuan. Pertama sebagai ASN, saudara harus bisa gerakan orang untuk bekerja sama. Tapi lebih dari itu saudara juga harus bisa menarik orang untuk bekerja. Latihan ini orientasinya adalah supaya kita bisa bekerja,” kata Wagub Nae Soi.

Menurut mantan anggota Fraksi Golkar DPR RI itu, terdapat perbedaan antara bekerja (work) dan menggarap (Lahore). Kerja,kata dia, merupakan suatu proses untuk hasilkan output dan outcome serta mendatangkan kepuasan bagi diri dan orang yang dilayani. Sementara garap hanya mementingkan kehadiran, yakni datang dan pulang. 

“ASN sebagai seorang pemimpin tidak hanya gerakan orang dengan kata-kata tapi harus mampu menarik orang dengan  teladan. Latihan ini tidak hanya sekedar hasilkan pengetahuan,  keterampilan dan sikap, tapi bagaimana seni untuk rampungkan ketiganya jadi satu untuk hasilkan output dan outcome, “jelas Wagub Nae Soi. 



Sumber Berita