POS-KUPANG.COM I KUPANG –  PT  Sinar Samudera Selatan, perusahaan yang menjadi agency kapal tengker MT SPT II dan MT  Hai Makmur  menyurati PT (Persero) Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Feri Kupang untuk dapat menggunakan fasilitas Pelabuhan  Feri Pantai Baru, Rote. Hal ini terkait dengan suplai bahan bakar minyak (BBM) untuk  kebutuhan PLN  setempat dan kebutuhan bagi warga di Kabupaten Rote Ndao.

“Kami menyurati  manajemen PT ASDP  karena pelabuhan di Baa rusak akibat Badai Seroja, beberapa hari yang lalu,” kata Direktur Utama PT Sinar Samudera Selatan, Usman Husin ketika dihubungi di Kupang, Sabtu, 10 April 2021.

Husin mengatakan, surat permohonan itu sudah ia kirim ke Manajer Operasional PT ASDP Kupang, Kamis, 8 April 2021. Namun, sampai saat ini manajemen PT ASDP belum meresponnya.

“Kemungkinan karena jaringan telepon kita belum baik sehingga manajemen belum meresponnya,” kata Husin sambil menambahkan,  ia menyurati PT ASDP  menggunakan layanan WhatsApp karena tak bisa  mengetik menyusul  listrik yang padam pascabadai  Seroja di Kupang. 

Husin mengatakan, langkah ini diambil semata untuk memenuhi kebutuhn BBM bagi pembangkit listrik PT PLN Cabang Rote Ndao dan kebutuhan masyarakat. Jika tidak segera diatasi, maka kelangkaan BBM untuk PLN di Rote Ndao tak bisa dihindari lagi.

Husin juga mengatakan bahwa penggunaan  pelabuhan feri ini tak akan mengganggu lalu lintas pelayaran kapal feri dari dan ke Rote. Apalagi pada bulan Februari 2021,  kapal tengker pernah menggunakan pelabuhan ini untuk menyuplai BBM.  

Manajer Operasional PT ASDP Kupang, Hermin Welkis belum berhasil dikonfirmasi terkait surat permohonan penggunaan dermaga feri ini. Pos-Kupang.com juga telah menghubungi beberapa kali, namun belum tersambung.

Sedangkan  Supervisor Pelabuhan PT (Persero) ASDP Rote Ndao, Geby da Silva, Sabtu, 10 April 2021 meminta agar Pos-Kupang.com dapat menghubungi manajemen di kantor pusat di Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Burin)

Pelabuhan Baa di Kabupaten Rote Ndao yang rusak diterjang badai seroja beberap hari lalu (istimewa)



Sumber Berita