Darilaut – Sejumlah lokasi terumbu karang di Provinsi Nusa Tenggara Timur terdampak karena siklon Seroja. Terdapat kerusakan cukup besar pada terumbu karang di Kabupaten Rote Ndao dan Teluk Kupang.

Setelah badai tersebut Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) didukung Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) melakukan survei awal pada 22 – 29 April 2021 di sejumlah lokasi yang terdampak badai.

Kondisi terumbu karang yang mengalami kerusakan berat ditandai dengan banyaknya karang masif, bercabang, dan karang foliose yang berserakan dan menumpuk membentuk gundukan memanjang sejajar garis pantai dengan luas tertentu.

Seperti di Pulau Dengka, Kabupaten Rote Ndao terdapat gundukan daratan baru yang terbentuk setelah badai Seroja.

Berikut ini foto-foto kerusakan terumbu karang tersebut.

Karang masif yang terbalik akibat badai siklon Seroja di perairan Sotimori, Kabupaten Rote Ndao.
FOTO: LUMBAN NAULI LUMBAN TORUAN
Karang masif yang terbalik akibat badai siklon Seroja di Tanjung Alak, Kota Kupang.
FOTO: LUMBAN NAULI LUMBAN TORUAN
Foto citra satelit perekaman tanggal 28 April 2021 dari Desa Tolama hingga Pantai Tiang Bendera di Kabupaten Rote Ndao yang terumbu karangnya sangat terdampak akibat badai siklon Seroja.
FOTO: IMAGERY SENTINEL-2B, USGS/YKAN
Foto udara DENGAN menggunakan drone perekaman tanggal 27 April 2021 di daerah sekitar Kelapa Lima dan Pasir Panjang di Kota Kupang yang terumbu karangnya sangat terdampak akibat badai siklon Seroja. FOTO: YKAN

Sumber Berita