Pixabay Ilustrasi Kebakaran-Pixabay Ilustrasi Kebakaran-Pixabay Ilustrasi Kebakaran

SEPUTAR GRESIK– Dalam beberapa pekan terakhir titik panas yang diperkirakan bersumber dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus berlipat ganda  jumlahnya di Nusa Tenggara Timur.

Berdasar laporan Stasiun Klimatologi El Tari Kupang (14/7), terdapat 16 titik panas yang tertangkap jangkauan satelit di enam kabupaten seperti Alor, Lembata, Rote Ndao, Sikka, Sumba Timur, Sumba Tengah. 

“Titik panas terbanyak di Kecamatan Pembantu Pantar di Alor, Rote Tengah di Rote Ndao dan Haharu di Sumba Timur, masing-masing tiga titik. Sedangkan di kabupaten lainnya terpantau antara 1-2 hotspot,” kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi lewat keterangan tertulis, Rabu (14/7). 

(BACA JUGA:BPIP Himbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan sebagai Bagian Pengimplementasian Nilai-Nilai Pancasila)

Agung menjelaskan, jumlah titik panas tersebut berkurang apabila dibandingkan dengan sebelumnya yang berjumlah 24 titik dan tersebar di Kabupaten Kupang, Sumba Tengah dan Sumba Timur. 

Disisi lain BMKG juga telah merilis peringatan dini gelombang tinggi serta angin kencang yang akan terjadi di wilayah NTT. Tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan NTT berkisar antara 2,5-4meter serta 4-5 meter, dan kecepatan angin berkisar 25 knot per jam. 

(SG)

 




Tags : #karhutla
#ntt
#hotspot

Kategori :

Nasional

Reporter : Dion Faisol Romadhon

Editor : Ahmad Dzul Ilmi Muis



Sumber Berita