POS-KUPANG.COM | KUPANGGubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ( VBL) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao paska bencana Siklon Seroja, Kamis (8/4/2021).

Ia mengatakan, bersama Wakil Gubernur Josef Nae Soi, mereka membagi peran untuk mengunjungi wilayah terdampak.

“Saya bersama Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi membagi peran untuk mengunjungi kabupaten terdampak bencana, misalkan saat ini Pak Wagub mengunjungi Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Alor, saya mengunjungi Kabupaten Malaka, Kupang dan Rote Ndao,” ujar Gubernur Viktor Laiskodat dalam rilis Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Jumat (9/4) pagi.

Di Kabupaten Rote Ndao, Viktor mengunjungi 67 KK pengungsi di SD Inpres Bandu, Jalan Ba’a Lole Desa Bebalain, Rote Ndao.

Baca juga: Di Kabupaten Lembata, Desa Amakaka Jadi Tempat Kunjungan Presiden Jokowi Meninjau Lokasi Bencana 

Baca juga: Dinas PKPP Sikka Ambil Peran Dalam Gerakan Solidaritas Bencana Alam NTT

“Melihat kondisi para pengungsi disini, menunjukan adanya koordinasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dengan lintas sektor terkait dalam melakukan mitigasi bencana”, ujar Viktor Laiskodat.

Gubernur juga mengunjungi Desa Papela sebagai salah satu Desa terdampak bencana. Di lokasi itu, Gubernur menginkan agar dimanfaatkan menjadi Kawasan Kuliner Ikan Papela pasca terdampak bencana.

“Kawasan pesisir di Papela ini, kita buat menjadi kawasan kuliner ikan, Tetapi Pemerintah Desa yang di fasilitasi Pemkab Rote Ndao mesti musyawarah untuk mafakat bersama masyarakat untuk bersedia direlokasi dan selanjutnya kita desain tempat ini dan kita bangun menjadi kawasan kuliner sebagaiman dimaksud”, ungkap Gubernur.

Baca juga: Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo Ikut Vaksinasi, Ketua HPI: Beri Kenyamanan Bagi Wisatawan

Baca juga: Plaza Telkom Kefamenanu Sediakan Layanan Charger Alat Elektronik Gratis Bagi Warga

Kepala Desa Papela, H. Sugiarto. F.A. Azhari menyambut baik perhatian pemerintah Provinsi dan Kabupaten dan segera ditindaklanjuti.

“Tentunya atas nama masyarakat Desa Papela, kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan ibu Bupati, Paulina Haning Bullu, segera kami lalukan musyawarah tersebut dan 153 KK atau 672 jiwa masyarakat tanjung yang mengungsi apabila menyepakati untuk direlokasi, saya menyiapkan lahan kepemilikan secara pribadi untuk pemukiman masyarakat yang mau direlokasi,” ungkap Sugiarto. (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Berita Bencana Alam di NTT



Sumber Berita