Merdeka.com – Perhatian banyak pihak muncul menyusul ramainya pemberitaan tentang kisah nenek miskin, Elisabet Liman (77), di Dusun Danolon, Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao telah memberikan bantuan sembako kepada perempuan sebatang kara itu dan gubuk reyot yang ditinggalinya segera diperbaiki.

Pemerintah Desa Mukekuku menyanggupi untuk membedah rumah Nenek Elisabet dengan anggaran yang bersumber dari dana desa. “Saya sebagai Kepala Desa Mukekuku menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada pemerintah daerah, melalui Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao, yang hari ini sudah turun langsung dan melihat kondisi dari Nenek Elisabet,” kata Kepala Desa Mukekuku Desri Hengkimus Suki, Kamis (11/3).

Hengki, yang baru dilantik pada 5 Maret 2021, mengatakan bahwa penerima bantuan rumah layak huni sudah ditetapkan penjabat Kepala Desa Mukekuku sebelumnya. Namun, nama Nenek Elisabet tidak diakomodir.

Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pendamping desa dan Dinas PMD, untuk melakukan perubahan SK guna mengakomodir Nenek Elisabet sebagai penerima bantuan.

“Nenek ini yang seharusnya dibantu. Saya pastikan, tahun ini nenek Elisabet akan mendapatkan rumah layak huni. Kami akan membangun rumah tersebut secara swadaya tanpa membebani yang bersangkutan,” sebut Hengki

Filipus Lassi, tetangga terdekat yang selama ini memperhatikan makan dan minum Nenek Elisabet menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang mulai peduli dengan kehidupan nenek sebatang kara itu. “Saya mengucapkan limpah terima kasih kepada Mama Bupati Rote Ndao dan Bapak Kadis Sosial, yang sudah datang mengunjungi Nenek Elisabet untuk memberikan bantuan. Tentu ini hal yang sangat luar biasa, semoga Tuhan menolong kita semua,” ungkapnya

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Mukekuku yang peduli terhadap warga miskin. “Saya berharap kepedulian ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita terus berbagi karena Nenek Elisabet masih membutuhkan uluran tangan kita semua,” harap Filipus. [yan]



Sumber Berita