php shell hacklink php shell seobizde.com hacklink izmir escort sultangazi escort alanya escort gabile medyum alanya escort

Hari Kartini, YPA-MDR Kobarkan Semangat Membangun Negeri – Info Rote-Ndao


JAKARTA, Investor.id – Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) mengobarkan semangat membangun negeri dalam rangka Hari Kartini. Perancang busana Anne Avantie dilibatkan untuk menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Menjadi suatu kehormatan bagi YPA-MDR dengan hadirnya Bunda Anne Avanti sebagai Tokoh Perempuan Indonesia yang tidak asing lagi bagi dunia fashion di Indonesia, mau berbagi kepada kita semua atas peran beliau sebagai Kartini Masa kini untuk turut serta membangun negeri. Kesohoran Bunda Anne Avanti yang tidak saja di negeri ini, bahkan sudah dikenal di tingkat international melalui masterpiece karya busananya, kiranya dapat memberikan wawasan dan contoh kepada kita semua bahkan menginsiprasi bagaimana kaum perempuan masa kini, khususnya generasi muda, dapat membuktikan sebagaimana yang diwariskan oleh Ibu Kartini dengan perjuangannya,” ujar Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo dalam keterangan pers.

Sebelumnya, semangat membangun negeri telah dilakukan YPA-MDR. Kontribusi sosial berkelanjutan PT. Astra International Tbk melalui YPA-MDR dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera telah dilakukan sejak 2006. Kontribusi tersebut dilakukan dengan program-program pembinaan yang adaptive/agile, innovative dan impactful (berdampak) berbasis pada empat pilar pola pembinaan yaitu akademik, seni budaya, karakter, dan kecakapan hidup.

Khusus pilar Kecakapan Hidup, merupakan program yang diselenggarakan dengan basis local wisdom (kearifan lokal). Di sini, kekayaan budaya lokal dikembangkan menjadi suatu aktifitas yang dapat dilestarikan, dikembangkan, dan menjadi suatu kegiatan keekonomian daerah tersebut.

Contohnya, seni atau budaya batik yang ada di wilayah binaan yaitu Gedansgari di Gunungkidul dan Pandak di Bantul, sejak tahun 2007 telah diterapkan sebagai kegiatan untuk menanamkan cinta seni batik. Melalui kegiatan ekstra kurikuler, saat ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dijadikan sebagai mata pelajaran mulok (muatan lokal).

YPA-MDR juga sedang merintis dan menyiapkan program iconic yang disebut “Komunitas Pembatik Cilik” untuk menjadi cikal bakal terbentuknya “Kampung Pembatik Cilik”.

Untuk lebih memberikan nilai tambah karya batik para pembatik cilik tersebut, YPA-MDR bersama Smart Indana Parama pimpinan Prof. DR. Intiyas Utami, telah mengadakan program Creative Marketing Challenge, yaitu suatu kegiatan di kampus yang melibatkan tiga universitas dengan total peserta 120 orang. Para mahasiswa diberikan suatu kegiatan yang menantang untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan karya busana dan fashion berbahan batik karya siswa binaan.

Pendidikan Indonesia

Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) berdiri sejak 2009 adalah yayasan yang secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk. YPA-MDR adalah pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan dengan membina sasaran sekolah-sekolah di daerah prasejahtera atau 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Indonesia dan menjadi wujud dari pilar Astra untuk Indonesia Cerdas.

Visi, misi, dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan sekolah unggul di daerah prasejahtera dan yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera. Pola pembinaan yang dilakukan berdasarkan empat pilar, yang meliputi Pilar Akademis, Pilar Karakter, Pilar Kecakapan Hidup, dan Pilar Seni Budaya. Selain itu, YPA-MDR juga memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Hingga saat ini, YPA-MDR telah membina 1.509 guru, 23.819 siswa dan 106 sekolah (jenjang SD, SMP dan SMK/SMA) yang tersebar di 13 kabupaten, yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Serang, Tangerang, Bogor, Majalengka, Kapuas, Kutai Barat, Barito Utara, Bantul, Gunung Kidul, Pacitan, Kupang, dan Rote Ndao.

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)



Sumber Berita