POS-KUPANG.COM | MAUMERE -Hasil rapid test warga di titik kerumunan saat kunjungan kerja Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Napun Gete di Maumere Kabupaten Sikka semuanya negatif.

Tim Satgas Covid-19 Sikka telah bergerak cepat dala rangka pencegahan Covid-19 saat kunjungan kerja Presiden RI, Jokowi ke Sikka guna meresmikan Bendungan Napun Gete di Kecamatan Waiblama.

Hasil tracking tim satgas ada warga yang berada di beberapa titik kerumunan telah dilakukan rapid antigen.

Yang mana hasil rapid antigen atas warga banyak negatif alias non reaktif.

Fenomena Ikan Hiu Mirip Manusia di Rote Ndao NTT Simak Penjelasan Peneliti Ikan dari IPB

Warga yang berdiri di jalan saat menyambut presiden di lima titik yakni  mulai di depan Gapura Bandara sekitar Permata Sari sampai SPBU Waioti, Terminal Lokaria, Pasar Geliting, Waigete-Nangahale dan Pertigaan Nangahale sampai lokasi Bendungan Napun Gete.

Pada  titik perjalanan Presiden Jokowi saat menuju peresmian Bendungan Napun Gete hingga terjadi kerumunan telah ditracking.

Kunker Presiden Jokowi ke Sumba Tengah Dan Maumere, NTT, Ini Kata Mantan Wabup Sumba Barat

Warga yang menjalani rapid test antigen, Antonius mengatakan,  ia menjalani rapid test antigen karena ikut menyaksikan kedatangan Presiden Jokowi di Sikka hingga terjadi kerumunan.

“Saat kunjungan Presiden Jokowi di Sikka kami datang sendiri ke jalan untuk melihat langsung bapak Presiden Jokowi. Jadi kami yang kumpul di jalan hingga terjadi kerumunan diminta oleh Pemkab Sikka untuk menjalani rapid test antigen,” paparnya

Ia mengaku senang telah menjalani rapid test antigen dengan hasilnya negatif. “Saya senang sekali tadi diinformasikan kalau hasilnya negatif, ” kata Antonius.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka bidang kesehatan,  dokter Clara Francis kepada wartawan di Maumere, Minggu (28/2/2021) siang, mengatakan, rapid test antigen ini sebagai sampel tracking antisipasi pasca kunjungan Presiden Jokowi beberapa hari lalu di Kabupaten Sikka.

“Tracking tetap dilakukan di setiap puskesmas masing-masing dengan tambahan pertanyaan ” apakah ikut dalam kerumunan massa saat kunjungan? Jika iya, maka dilanjutkan dengan rapid test antigen, ” tandas dia.

Ia mengatakan, dari lima titik warga yang jalani rapid test antigen baru 86 sampel yang sudah ada hasilnya. Yang mana mereka dinyatakan negatif.

“Baru 86 sampel yang sudah dinyatakan negatif. Kita masih menunggu hasil dari titik pertigaan Nangahale sampai Napun Gete, ” kata Clara.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)



Sumber Berita