banner 468x60

NUSADAILY.COM, KUPANG – Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) provinsi Papua Barat menyerahkan bantuan Rp 1,1 Miliar, dan 245 Koli pakaian layak pakai untuk masyarakat provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak Bencana Siklon Tropis Seroja. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua IKF Papua Barat, Clinton Tallo kepada Plt Kepala Pelaksana BPBD NTT, Isyak Nuka, Minggu, (25/4) di Posko Tanggap Darurat Badai Siklon Tropis Seroja NTT di Aula El Tari Kupang.

Ketua IKF Provinsi Papua Barat, Clinton Tallo mengatakan, bantuan itu merupakan donasi dari IKF Provinsi Papua Barat bersama IKF Kota Sorong, kabupaten Sorong, Manokwari, Raja Ampat, Teluk Bintuni, dan  Manokwari.

Ketika mendapat informasi terkait adanya bencana badai Siklon Tropis Seroja yang melanda provinsi NTT, kata Clinton, mereka berinisiatif untuk membuka posko di masing-masing kabupaten/kota.

“Kedatangan kami untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak badai Siklon Tropis Seroja NTT. Kami adalah anak-anak asli NTT yang merantau di Papua Barat,” jelasnya dilansir Nusadaily.com.

Ia menuturkan, bantuan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah Papua Barat, masyarakat Papua Barat, Suku Nusantara yang tinggal di Papua Barat, dan IKF Provinsi Papua Barat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat NTT yang terdampak badai Siklon Tropis Seroja di 22 kabupaten/kota se-NTT. “Bantuan ini berasal dari masyarakat Papua Barat, pemerintah Papua Barat, Masyarakat Nusantara yang tinggal di Papua Barat, dan kami IKF. Intinya kami anak-anak Flobamora datang membawa sedikit bantuan untuk masyarakat NTT, semoga bermanfaat,” tandasnya.

Ketua IKF Kabupaten Sorong, Yohanes Maran menuturkan, Bantuan itu berasal dari pengurus IKF Provinsi Papua Barat bersama IKF Kota Sorong, kabupaten Sorong, Manokwari, Raja Ampat, Teluk Bintuni, dan  Manokwari.

Bantuan pakaian layak pakai sebanyak 245 Koli akan diserahkan kepada Posko Tanggap Darurat Badai Siklon Tropis Seroja NTT untuk disalurkan kepada masyarakat korban bencana sesuai kebutuhan. 

Sedangkan, uang tunai sebesar Rp 1,1 miliar  akan dibelanjakan langsung dalam bentuk Sembako maupun bahan bangunan untuk diserahkan langsung oleh perwakilan IKF Papua Barat yang datang di NTT.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami akan menyerahkan pakaian layak pakai kepada pemerintah provinsi NTT melalui Posko Tanggap Darurat Badai Siklon Tropis Seroja NTT supaya kelola, dan salurkan sesuai kebutuhan di 22 Kabupaten/kota yang ada di NTT. Sedangkan uang tunai kami akan bawa langsung ke delapan kabupaten untuk memberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk Sembako, dan bahan bangunan,” tuturnya.

Menurut dia, mereka sengaja untuk menyalurkan langsung bantuan kepada masyarakat agar melihat langsung kondisi daerah yang rusak diterjang bencana.

“Kami memutuskan delapan kabupaten terparah yang akan kami turun. Total uang yang kami bawa itu Rp 1 miliar lebih yang terkumpul dan kami akan bagikan secara merata kepada masyarakat. Kami sudah lama di tanah rantau jadi kami ingin lihat daerah kami yang rusak akibat bencana ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, delapan kabupaten yang akan dikunjungi IKF Provinsi Papua Barat  yaitu Sumba Timur, Malaka, Lembata, Flores Timur, Kabupaten Kupang, Alor, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

Plt Pelaksanaan BPBD NTT, Isyak Nuka mengatakan, kebutuhan masyarakat NTT yang terdampak badai Siklon Tropis Seroja NTT saat ini selain Sembako yaitu bahan bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

Menurut dia, bantuan  yang diberikan IKF Papua Barat sangat bermanfaat bagi masyarakat NTT yang terdampak badai Siklon Tropis Seroja NTT. “Atas nama pemerintah provinsi, dan masyarakat NTT kami mengucapkan terima kasih kepada IKF Papua Barat yang telah peduli dengan masyarakat NTT,” katanya. (bai/wan).



Sumber Berita