Ini Penjelasan Pakar Geografi Soal Kemunculan Pulau Baru Di Kabupaten Rote Ndao

POS-KUPANG.COM | KUPANG — Warga kabupaten Rote Ndao, di Nusa Tenggara Timur di kejutkan dengan penemuan sebuah pulau baru antara batas desa Desa Tasilo dan Tolama, kecamatan Loaholu kabupaten Rote Ndao usai badai Seroja terjadi di NTT, Minggu 4 April 2021. 

Dosen di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Hamza H. Wulakada, mengatakan fenomena munculnya pulau umumnya disebabkan oleh beberapa faktor. 

Dijelaskannya, faktor-faktor tersebut yakni, lempengan bumi yang ada di dalam laut terdesak naik hingga keluar dari permukaan air laut akibat gerakan gempa yang sangat kuat. Selain itu, adanya getaran gempa memicu pergerakan dan pelepasan gas yang tersimpan di dalam perut bumi dan berakibat pada munculnya ‘lumpur gunung api’ keluar hingga ke permukaan laut. 

Penyebab lainnya juga akibat surutnya air yang mengakibatkan tiimbulnya pulau-pulau baru, namun umumnya disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi dibawah laut,  pertumbuhan karang, gunung berapi maupun gunung meletus.

Baca juga: Tidak Ada Solar, Pencarian Korban Bencana Waimatan Sempat Terhambat

Baca juga: Peduli Bencana, Ikatan Pegawai OJK Beri Bantuan untuk Pegawai OJK Provinsi NTT

“Terkait fenomena geologi dimaksud perlu dikonfirmasi soal struktur geologi Pulau Timor yang alur geologinya sejalur diikuti Pulau Rote, yang sebelumnya mengalami pengangkatan dan pelipatan,” jelas Dosen Prodi Pendidikan Geografi FKIP Undana itu. 

Diungkapkan Hamzah, pulau Timor merupakan hasil tumbukan antara lempeng besar yaitu lempengan kontigen Australia dan lempengan busur kepulauan Banda sehingga menyebabkan kompleksitas tatanan geologi.

Skala regional, tatanan Pulau Timor merupakan pulau terbesar dan paling selatan diantara pulau-pulau lain seperti Tanimbar, Kai, dan Seram yang membentuk Busur Banda. Busur Banda sendiri dipisahkan dari paparan benua Australia oleh Terusan Timor dengan kedalaman 3 Km. 

Baca juga: Penanganan Bencana Siklon Seroja Makan Korban, Bupati Kupang Dijemput Satpol PP Provinsi NTT 

Baca juga: Mengenal Sejarah Kabupaten Lembata yang Terkenal dengan Objek Wisata Unik & Menarik di Provinsi NTT

Ia menyebut, berdasarkan penelitian Bachri pada tahun 2004, kemunculan Pulau Timor erat kaitannya degan Busur Banda yang merupakan kepulauan ganda berbentuk tapal kuda yang merupakan pertemuan antara 3 lempeng utama yakni lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik dan Lempeng Euresia sehingga burus banda sering disebut Banda Suture karena merupakan zona pertemuan dari 3 lempeng yang berbeda.

Rekaman geologi, kata dia, di beberapa bulan terakhir memang tidak terjadi gerakan yang signifikan pada kerak bumi dibagian lempengan Busur Banda namun secara perlahan dapat saja terjadi, bisa saja mendahului atau bahkan menyusul kedepannya. 



Sumber Berita