php shell hacklink php shell seobizde.com hacklink izmir escort

Izin Gerai Alfamart, Anggota DPRD TTU Sebut Bupati dan Wakil Bupati Ingkar Janji – Info Rote-Ndao


Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU– Anggota DPRD TTU, Yohanes Salem, S. T menyebut Pemda TTU dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati TTU ingkar janji perihal pemberian izin gerai Alfamart.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pemberian izin Alfamart di Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi NTT yang mana tidak sesuai jumlah yang disepakati dalam sidang 1 DPRD TTU tentang Pembahasan Pertanggujawaban Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten TTU tahun anggaran 2020.

“Dalam sidang satu kemarin itu, menjadi atensi lembaga DPRD salah satunya adalah tentang hadirnya Alfamart. Yang bisa kita lakukan adalah kita bisa mengendalikan jumlah dan lokasi,” ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, Senin, 30/08/2021.

Menurut pria yang akrab disapa John ini, Kabupaten Timor Tengah Utara merupakan daerah otonom. Oleh karena itu, Pemerintah tidak bisa membiarkan Alfamart menguasai pasar di daerah.

Baca juga: Anggota DPRD TTU Sebut Pimpinan Dewan Bersikap Sepihak dan Tidak Terpuji

Bagaimanapun juga, maju mundurnya pembangunan dan ekonomi di daerah tergantung kualitas dan kesungguhan pemimpinnya membangun daerah.

Menjamurnya Alfamart di TTU tidak lantas meningkatkan Ekonomi masyarakat. Malahan secara perlahan akan mematikan pengusaha kecil yang ada di daerah dan meningkatkan sisi konsumtif masyarakat.

“Bagi saya Peran Pemerintah Daerah di era otonomi daerah sangat besar sekali, di mana pemerintah daerah diberikan kewenangan seluas-luasnya untuk mengurus pemerintahannya sendiri, termasuk pengembangan ekonomi daerah berdasarkan kekayaan potensi daerah tersebut,” jelas John.

Untuk mengemban tugas tersebut, lanjutnya, pemerintah harus berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerahnya, kewenangan seluas-luasnya untuk mengurus sendiri daerahnya sesuai inovasi,daya saing, kreatifitas dan kearifan lokal termasuk mengelola ekonomi daerahnya berdasarkan potensi daerah tersebut.

Baca juga: Diduga Mengerjakan Proyek di Kabupaten Rote Ndao, Anggota DPRD TTU Sebut Dirinya Tak Terlibat 

Dalam rangka mengemban tugas tersebut maka pemerintah daerah dituntut untuk berperan lebih aktif, lebih kreatif dan lebih inovatif dalam upaya melakukan pengembangan ekonomi daerahnya karena disamping menghadapi banyak kendala yang ada antara lain belum meratanya investasi, tingkat mobilitas faktor produksi yang masih rendah, perbedaan potensi sumber daya alam yang dimiliki, tingkat kesulitan geografis yang menyebabkan kurang lancarnya perdagangan antar daerah, serta faktor-faktor lain yang mesti harus diatasi.



Sumber Berita