php shell hacklink php shell seobizde.com hacklink izmir escort sultangazi escort alanya escort gabile medyum alanya escort

Jabar Provinsi dengan Tingkat Keterisian Ranjang Tertinggi – Info Rote-Ndao


Jakarta, Beritasatu.com – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, berdasarkan data per 9 Juni, angka bed occupation rate (BOR) nasional masih cukup baik yaitu 43,66%. Namun, Jawa Barat menjadi provinsi dengan BOR tertinggi yang mencapai 63,6%.

“Provinsi yang memiliki BOR tertinggi adalah Provinsi Jawa Barat sebesar 63,6%,” kata Wiku saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (10/6/2021).

Wiku menyebutkan, untuk penanganan Covid-19, khususnya untuk upaya 3T yakin testing, tracing, dan treatment, maka survei epidemiologis terus dilakukan dengan pemberdayaan lebih unsur posko yaitu TNI dan Polri serta unsur pendukung dari masyarakat.

Selanjutnya, terkait dengan perkembangan terbaru untuk daerah dengan lonjakan kasus Covid-19, Wiku menyebutkan, data masih sama pada konferensi pers pada Rabu (9/6/2021).

“Data terupdate untuk daerah-daerah yang harus melakukan antisipasi pengendalian Cov-19 lebih sudah saya sampaikan dalam konferensi pers, Rabu kemarin,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Wiku menjelaskan, untuk melihat tingkat kegawatan situasi Covid-19 di suatu wilayah dilihat dari kenaikan kasus aktif dan kenaikan BOR. Oleh karena itu, ada 9 kabupaten/kota yang berada di dalam situasi yang mengkhawatirkan diantaranya;

Pertama, Kudus dengan kenaikan kasus mencapai 7.594% dan BOR sudah mencapai 90,2%
Kedua, Jepara dengan kenaikan kasus 685% dan BOR mencapai 88,18%
Ketiga, Demak dengan kenaikan kasus 370% dan BOR 96,3%
Keempat, Sragen dengan kenaikan kasus 338% dan BOR 74,84%
Kelima, Bandung dengan kenaikan kasus 261% dan BOR mencapai 82,73%
Keenam, Kota Cimahi dengan kenaikan kasus 250% dan BOR mencapai 76,6%
Ketujuh, Pati dengan kenaikan kasus 205% dan BOR 89,57%
Kedelapan, Kota Semarang dengan kenaikan kasus 193% dan BOR mencapai 87,95%
Kesembilan, Pasaman Barat dengan kenaikan kasus 157% dan BOR mencapai 75%.

Selain itu, terdapat 4 kabupaten/kota dengan BOR sudah mencapai angka 70%, namun peningkatan kasus tidak lebih dari 100%. Adapun keempat kabupaten/ kota tersebut adalah; Purwakarta kenaikan kasus 78% dan BOR mencapai 80,69%, Bandung Barat kenaikan kasus 64% dan BOR mencapai 71,77%, Kota Bandung dengan kenaikan kasus 40% dan BOR mencapai 75,28%, dan Blora dengan kenaikan kasus 13% dan BOR mencapai 74,42%.

Selanjutnya, Wiku menyebutkan, ada 15 kabupaten/kota dengan kenaikan kasus lebih dari 100%, namun BOR masih berada dibawah 70%, yaitu Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumbawa Barat, Boyolali, Sukabumi, Ciamis, Kota Batam, Cianjur, Agam, Karawang, Dharmasraya, Solok, Karimun, Kota Tangerang Selatan, dan Cirebon.

“Mohon keadaan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dengan melakukan penanganan segera pada pasien gejala berat dan evaluasi menggunakan tempat tidur yang ada. Apabila pasien lama sudah menunjukan perbaikan gejala segera tindak lanjut dengan merujuk isolasi mandiri jika memungkinkan agar beban rumah sakit tidak semakin berat,” imbuhnya.

Selain itu, Wiku juga mengimbau kepala daerah untuk terus memantau perkembangan daerahnya masing-masing, agar segera dapat dengan cara terbaik sesuai dengan situasi yang dihadapi.

“Jika seluruh daerah dapat melakukannya maka kondisi kritis pada beberapa daerah ini dapat segera terlewati tanpa memakan korban jiwa,” ucapnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Sumber Berita