Kades di NTT  Dibekuk Polisi, Diduga Korupsi Dana Desa

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Unit tindak pidana Korupsi, Polres Rote Ndao, resmi menahan kepala desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, karena dugaan korupsi anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar, Rp447.449.615

Atas perbuatannya, Kepala Desa Batulilok, berinisial S ditetapkan sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Keuangan Desa Batulilok.

S resmi ditahan di Mapolres Rote Ndao, pada, Selasa tanggal 20 Juli 2021, Berdasarkan Surat perintah penahanan nomor : SP-HAN /08/Res.3.3/VII/2021/Reskrim tanggal, 20 Juli 2021 kemarin.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yames Jems Mbau, S.Sos., yang dikonfirmasi wartawan, Selasa 20 Juli 2021 membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga: Lakmas CW NTT Desak BK DPRD TTU Panggil Oknum Anggota yang Diduga Kerja  Proyek di Rote Ndao

“Untuk kelancaran pemeriksaan, Kades Batukilok Suwarto ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung mulai hari ini, Selasa 20 Juli 2021,” jelas Yames.

Tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 uu no 31 thn 99 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Juncto UU no. 20 tahun 2001, tentang perubahan atas UU no 31 tahun 99 tentang pemberantasan TPK dengan ancaman hukuman minimal 4 maksimal 20 tahun penjara.

Untuk diketahui, Kades Batulilok sudah dinonaktifkan dari jabatannya sejak tahun 2020 lalu oleh Bupati Rote Ndao. (*)

Berita Rote Ndao terkini



Sumber Berita