KUPANG, KOMPAS.com – Nasib nahas menimpa Filmon Mbuik, Kepala Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Filmon bersama dua warganya Stef Pello dan Refli pello, tenggelam saat memancing ikan menggunakan sampan di perairan laut setempat.

Sampan yang ditumpangi ketiganya diterjang gelombang laut, sehingga akhirnya tenggelam.

Filmon berhasil selamat, sedangkan dua warganya Stef dan Refli, menghilang hingga saat ini.

“Kejadiannya kemarin dan tim gabungan SAR sedang melakukan pencarian,” ungkap Kepala Sub Bagian Humas Polres Rote Ndao, Anam Nurcahyo kepada Kompas.com, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Bermula Gubernur Khofifah Positif Covid-19, Terbongkar 8 Pejabat Pemprov Jatim Juga Terinfeksi dan Tanpa Gejala

Kejadian itu, kata Anam, bermula ketika Filmon Mbuik bersama dua warganya pergi memancing ikan menggunakan sampan yang terbuat dari fiber.

Ketiganya berangkat dari Pantai Oemasik, Kecamatan Rote Selatan.

Sekitar pukul 13.00 Wita, sampan tersebut diterjang gelombang setinggi dua meter, yang mengakibatkan air laut masuk ke dalam sampan.

Ketiganya lalu berusaha mengeluarkan air dari sampan tersebut dengan gayung, namun karena air terus masuk sehingga sampan tersebut tenggelam.

Baca juga: Usai Libur Panjang Akhir Tahun, Satgas Covid-19 Surabaya Temukan Klaster Perkantoran

“Tiga orang ini mencoba menyelamatkan diri namun yang berhasil selamat sampai ke darat Filmon Mbuik ( kepala Desa). Sedangkan dua rekannya sampai saat ini belum ditemukan,” kata Anam.

Anam menyebut, Filmon saat ini sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Rote Selatan.

“Sampai saat hari ini dua warga tersebut belum juga ditemukan. Tim dari Basarnas Rote Ndao, BPBD, Sat Polair, TNI AL dan juga masyarakat masih melakukan pencarian,” kata Anam.

Sumber Berita