php shell hacklink php shell seobizde.com hacklink izmir escort sultangazi escort alanya escort gabile medyum alanya escort

Luncurkan SPBE di Sumedang, Tjahjo Kumolo: Birokrasi Harus Cepat – Info Rote-Ndao


loading…

SUMEDANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) , Tjahjo Kumolo mengapresiasi inovasi layanan publik yang telah ditetapkan di Sumedang, Jabar.

Baca juga: Minta Roadmap Reformasi Birokrasi Dievaluasi, Wapres Singgung Turunnya IPK

Apresiasi tersebut disampaikan Tjahjo Kumolo saat peluncuran Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Sumedang di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Selasa (23/2/2021) kemarin.

Baca juga: NTT Gempar, Ikan Hiu Berwajah Manusia di Rote Ndao Mau Dijual Rp25 Juta

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang, layanan publiknya ternyata sudah terintegrasi dengan baik. Hal ini yang diinginkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo terkait Reformasi Birokrasi,” ujar Tjahjo dalam keterangan resminya, Rabu (24/2/2021).

Tjahjo menegaskan, refomasi birokrasi tidak semata-mata hanya menyederhanakan birokrasi, namun adanya kecepatan birokrasi dalam pengambilan keputusan, perizinan, dan pelayanan publik melalui teknologi informasi secara terpadu.

Dalam kesempatan itu, dia berharap SPBE tidak hanya diterapkan pemerintah daerah di Jawa Barat saja, tetapi semua daerah di Indonesia.

“Di Jawa Barat yang saya ketahui SPBE ini ada di Kota Bandung dan Bogor. Mudah-mudahan daerah lain, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga semua daerah di Indonesia melakukan studi tiru ke Sumedang. Karena selain menjadi kota budaya, kota spiritual, kota tujuan wisata, (Sumedang) juga pemerintahan yang inovatif,” tuturnya.

Dikatakan Tjahjo, sesuai dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo, Kementerian PAN-RB akan terus mendukung setiap kepala daerah yang berani mengambil keputusan dalam melakukan inovasi, terlebih di masa pandemi COVID-19.

“Setelah pandemi mereda, kami akan memberikan apresiasi khusus kepada daerah yang telah melakukan inovasi untuk belajar ke negara lain dan menambah wawasan terkait pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan itu, Tjahyo kembali menekankan bahwa birokrasi tidak hanya harus profesional, tetapi juga harus cepat.

“Yang ingin kami terapkan adalah kecepatan. Dengan adanya penerapan prokes yang makin ketat, harus pandai-pandai berinovasi. Selesainya Undang-Undang Cipta Kerja harus diringi pemda dengan cepat memberikan pelayan,” katanya.

(shf)

Sumber Berita