Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG – Sebanyak 182 orang meninggal dunia akibat bencana alam dampak siklon tropis seroja yang melanda sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4 April 2021.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD NTT, Sintus Carolus dalam Rakor Tim Intelijensi Penanggulangan Bencana, korban meninggal dunia itu tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Yaitu, Flores Timur 72, Lembata 46, Alor 29, Kabupaten Kupang 12, Malaka 11, Kota Kupang 6, Sabu Raijua 3, Rote Ndao 1, Ende 1 dan Sikka 1 orang meninggal dunia.

Sementara itu, korban hilang 47 orang tersebar di 6 kabupaten dan kota.

Baca juga: BPJS Kesehatan Bantu Korban Badai Seroja Nusa Tenggara Timur

Selain korban meninggal dan hilang, tercatat ada 184 orang mengalami luka-luka akibat bencana alam dampak siklon tropis seroja di NTT.

Adapun total pengungsi sebanyak 84.876 jiwa, tersebar di 63 titik pada 10 kabupaten dan kota.

Fasilitas umum rusak 3.494 dan 21 dari 22 Kabupaten dan kota terdampak.

Adapun sarana dan prasarana yang sempat rusak akibat bencana di NTT mulai pulih.

Data 23 April 2021, progres pemulihan listrik mencapai 97,5 persen untuk seluruh NTT, meski masih terdapat 99 gardu masih padam.



Sumber Berita