Merdeka.com – Pascabadai Seroja yang menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/4) lalu, meninggalkan berbagai macam kejadian. Misalnya muncul gundukan tanah dan bebatuan menyerupai pulau di Kabupaten Rote Ndao.

Di Kota Kupang, tepatnya RT 22, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa terbentuk sebuah danau dengan luas hampir 300 meter. Menurut warga setempat, danau ini terbentuk sejak dua minggu lalu atau usai badai siklon tropis Seroja.

Warga setempat menyebutkan, sebelumnya tempat tersebut merupakan kebun sayur yang biasa digunakan warga sekitar untuk menanam. Namun kini berubah jadi sebuah danau, akibat meluapnya mata air di sekitar lokasi.

“Ini dulu kebun sayur, tanah rata, jadi orang biasa timba air siram sayur. Setelah hujan angin besar itu, mata air pecah ada lari datang ni rendam semua,” jelas Mikhael Lakapu, Senin (18/4).

Menurut Mikhael Lakapu, saat badai Seroja terjadi getaran di sekitar mata air, yang akhirnya membuat tujuh mata air yang berada di tebing mengeluarkan air dalam jumlah yang sangat banyak.

“Awalnya itu ada getaran di dekat mata air, habis itu langsung keluar air besar akhirnya sampai meluap di kebun sayur ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini debit air terus mengalami peningkatan sehingga dari tujuh mata air yang ada. Tiga di antaranya telah terendam air sehingga tersisa empat mata air, yang masih dapat dilihat oleh warga sekitar.

Danau bernama Tankolo itu telah merendam rumah warga yang berada disekitar lokasi. Bahkan, luapan air ini juga dikhawatirkan akan merendam rumah yang berada di sekitarnya, termasuk pada bagian jalur ring road yang berada di bagian bawah.

“Sekitar 20 orang di sebelah situ, ada yang sudah mengungsi ke tetangga punya rumah,” ungkap Mikhael.

Warga setempat telah melaporkan hal tersebut kepada RT dan lurah setempat, sehingga dilakukan peninjauan. (mdk/lia)



Sumber Berita