Kupang (ANTARA) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Meserasi Ataupah menyebutkan ada penambahan 34 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Rabu (6/1/2021) sehingga jumlah warga terpapar COVID-19 di NTT meningkat menjadi 2.421 orang.

“Hari ini ada penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 34 orang di NTT sesuai hasil pemeriksaan sample swab dilakukan tim medis di laboratorium PCR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang,” kata dr. Meserasi Ataupah di Kupang, Rabu, malam.

Ia mengatakan sebanyak 34 orang pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu tersebar di sembilan kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu.

Dia merincikan Kabupaten Manggarai Timur,Sabu Raijua, Rote Ndao dan Manggarai Barat serta Lembata masing-masing terdapat satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: 6.600 tenaga kesehatan di NTT akan mendapat vaksin COVID-19

Sedangkan Kabupaten Manggarai ada delapan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terdiri dari tujuh orang dari kluster transmisi lokal dan satu orang pelaku perjalanan dari Kabupaten Ende.

Meserasi Ataupah mengatakan, ada 10 kasus batu terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Sikka, sedangkan di Kabupaten Flores Timur tiga orang, dan Kota Kupang ada penambahan delapan kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Menurut dia, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tersebar di sembilan kabupaten/kota itu merupakan kasus transmisi lokal.

“Kasus COVID-19 di NTT saat ini lebih didominasi kasus transmisi lokal, sehingga perlu diwaspadai karena penyebarannya cepat,” tegas dr.Meserasi Ataupah.

Ia berharap warga NTT yang memiliki gejala sakit panas, demam tinggi agar segera melakukan pemeriksaan ke Puskemas atau rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan secara dini. 

Baca juga: Gubernur NTT disebut akan beli vaksin COVID-19 sendiri

Baca juga: DPRD NTT: Keberadaan vaksin bukti pemerintah tekan laju COVID-19

 

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sumber Berita