EDITORNEWS – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat membahas perkembangan situasi di Papua bersama Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi dan Sairei (Forkada) Provinsi Papua, Jakarta, Senin, 22 Februari 2021.

Pemerintah sungguh-sungguh ingin membangun Papua agar lebih maju, misalnya anggarannya khusus. Menurut Econit, perkepala rata-rata 17 kali biaya Indonesia untuk Papua.

Dibidang pendidikan ada beasiswa yang jumlahnya besar, bahkan ada program yang memberikan prioritas bagi putra putri Papua untuk bersekolah dan kuliah di Jawa.

 

Baca Juga: Nelayan Rote Ndao NTT Temukan Ikan Hiu Berparas Manusia, Warga Kian Heboh dan Ramai Datang Untuk Melihat

Baca Juga: Jokowi Kunjungan ke Sumba Tengah NTT untuk Meninjau Kawasan Lumbung Pangan dan Resmikan Bendungan Napun Gete


Menurut Mahfud, dibutuhkan peran serta Kepala Daerah dan DPRD serta tokoh-tokoh masyarakat untuk eliminir eskalasi keamanan dan kemajuan masyarakat Papua. “Tudingan pengamat luar, tidak benar.

Karena keseluruhan sumbangannya pada Indonesia hanya 12 Triliun, pemerintah sudah keluarkan 46 Triliun setiap tahun, dan itu teraudit,” tegasnya.

Lebih lanjut Mahfud mengatakan bahwa pemerintah pusat telah mengeluarkan Inpres Nomor 9/2020 tentang percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat agar pembangunan di Papua komprehensif terpadu dan terukur, agar ada kemajuan yang bisa dilihat bersama-sama.

“Terkait itu pemerintah sedang memproses Revisi UU tentang Otsus Papua, yang terfokus pada dua pasal saja, yaitu pasal 34 tentang dana Otsus, yang dari sebelumnya 2 persen dinaikkan jadi 2,25 persen dana alokasi umum. Pasal 76 menyangkut pemekaran provinsi untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Papua.



Sumber Berita