POS-KUPANG.COM| ATAMBUA—-Mempertimbangkan kasus Covid-19 masih tinggi, Pemerintah Kabupaten Belu tetap memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKBM). Selain itu, Pemkab Belu memberlakukan kerja dari rumah atau work from home ( WFH) bagi ASN dan belajar dari rumah ( BDR) bagi siswa siswi. 

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Christoforus M. Loe Mau, SE kepada wartawan, Senin (8/2/2021). 

Menurut Cristoforus, kebijakan PPKM dan BDR diberlakukan sejak 18 Januari 2021 sampai waktu yang belum ditentukan.

Tak Terima Dikatai Miskin, Pria di Rote Ndao Bacok IRT Hingga Tewas

“PKKM dan Belajar dari rumah (BDR) sejak 18 Januari 2021 sampai waktu yang blum ditentukan”, kata Cristoforus.

Sedangkan WFH bagi ASN diberlakukan sejak 15 Januari 2021 sampai waktu yang tidak ditentukan. 

Kebijakan ini, kata Cristoforus sebagai langkah pencegahan Covid-19 di Kabupaten Belu. Diharapkan masyarakat dapat mematuhi himbuan dari pemerintah dalam melakukan aktivitas sosial seperti pesta, acara kematian. Di acara seperti ini, selain pembatasan peserta juga penegakkan protokol kesehatan harus ketat.

Rumah Warga Wailiti Terendam Banjir dan Tanaman Pertanian Rusak, Ini Permintaan Warga

Tak hanya di tempat acara, di tempat-tempat publik lainnya juga, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol Covid-19. Pemerintah mengharapkan pihak instansi BUMN/BUMD yang memberikan pelayanan umum seperti bank, kantor pos harus mengatur jarak bagi orang yang datang. 

Hal yng sama juga bagi pemilik swalayan, hypermart agar selalu memberikan pengontrolan bagi konsumen yang datang agar disiplin menerapkan prokes.

Catatan Redaksi:

Mari bersama-kita lawan virus corona.  POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.  Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker; Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)



Sumber Berita