Pemulihan Jaringan Telkomsel sudah 92,5 Persen

POS-KUPANG.COM | KUPANG — Sehubungan dengan adanya bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin 5 April 2021 dini hari yang mengakibatkan rusaknya jaringan telekomunikasi, Telkomsel menyebut pemulihan jaringan telah mencapai 92,5 persen.

Hal itu disampaikan oleh Manager Corporate Communications Telkomsel Area Jawa Bali – Erwin Kusumawan melalui pesan whatsapp, Selasa 20 April  malam.

Erwin menyebut, beberapa daerah di NTT mengalami penurunan kualitas layanan yang merupakan imbas dari terputusnya catuan daya listrik yang mendukung operational BTS Telkomsel di wilayah tersebut. Beberapa daerah itu antara lain Belu, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Flores Timur, Lembata, Nagakeo, Ngada, dan Sumba Timur.

“Saat ini pemulihan jaringan di Provinsi Nusa Tenggara Timur hampir mencapai 100 persen, tepatnya di angka 92,5 persen dan akan benar benar pulih dalam waktu singkat. Adapun dampak penurunan layanan masih terjadi di beberapa titik di Wilayah Provinsi NTT diantaranya Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Ngada,” katanya.

Telkomsel Komitmen Tingkatkan Kesetaraan Pengalaman Pengguna dan Pemerataan Akses Broadband 4G/LTE di 2021
Telkomsel Komitmen Tingkatkan Kesetaraan Pengalaman Pengguna dan Pemerataan Akses Broadband 4G/LTE di 2021 (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Baca juga: 6 BTS Telkomsel Roboh, Pemulihan Jaringan Sudah 64 Persen

Untuk menjaga kelancaran komunikasi bagi seluruh pelanggan, sambung Erwin, Telkomsel telah mengerahkan lebih dari 200 personil untuk melakukan monitoring perangkat selama 24 jam penuh.

Telkomsel akan terus berupaya melakukan pemulihan jaringan telekomunikasi secara maksimal dan memprioritaskan titik-titik vital seperti Kantor Pemerintahan, Kepolisian, Posko Pengungsian, Rumah Sakit dan Posko Basarnas agar dapat memudahkan proses evakuasi yang dilakukan oleh para relawan.

Sebelumnya, Executive Vice President East Area Sales Telkomsel, Andri Wibawanto dalam Press Conference Telkomsel Siaga 2021 yang dilakukan melalui video konferensi zoom, Senin 12 April 2021 siang menjelaskan, kendala yang dialami oleh Telkomsel dalam pemulihan jaringan berkaitan dengan listrik PLN. Oleh karena itu, Telkomsel menyediakan 120-an Mobile Backup Power (MBP).

Baca juga: Telkomsel Pulihkan Layanan Pasca Seroja, Beri Paket Khusus Bebas Telpon dan SMS

“Jadi, genset yang bisa mobile itu kami siapkan lebih dari 120 buah. Lalu, genset-genset yang sudah fiks kami siapkan 121 buah sudah di-on-kan. Lalu tambahan sekitar 13.500 liter BBM untuk menjaga network,” jelas Andri saat itu.

Pemulihan jaringan Telkomsel di NTT diakuinya cukup berat karena robohnya enam BTS dan membutuhkan waktu untuk perbaikan (recovery).

Andri menyebut, kerusakan terparah berada di daerah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Ada 330 BTS yang saat ini masih harus dilakukan perbaikan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)
 



Sumber Berita