Merdeka.com – Tiga orang pekerja perusahaan PLTMH (pembangkit listrik tenaga mikro hidro) di Kabupaten Garut, Sabtu (13/3) sore tersengat listrik saat melakukan perbaikan jaringan. Dua orang pekerja diketahui meninggal dunia, dan satu lainnya mengalami luka dalam.

Komandan Komando Distrik Militer 0611 Garut, Letkol CZi Deni Iskandar menyebut, tiga orang yang tersengat aliran listrik adalah pekerja PLTMH Republika Mandiri. Lokasi kejadian, terjadi di Kampung Arinem, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

“Yang menjadi korban dalam peristiwa ini adalah Olih Solihin (31), warga Semarang, Jawa Tengah, Aep (34) warga Semarang Jawa Tengah, dan Hendra (34) juga warga Semarang Jawa Tengah. Korban atas nama Olih dan Aep diketahui meninggal dunia, sedangkan Hendra mengalami luka dalam dan dalam kondisi sadar,” ujarnya, Sabtu (13/3).

Dandim menjelaskan, ketiga orang tersebut tersengat listrik saat tengah melakukan perbaikan kabel saluran utama dari arah PLTMH yang berada di Desa Jatiwangi menuju Gardu Induk, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan. “Saat melakukan perbaikan itu ketiganya tersengat aliran listrik,” jelasnya.

Saat ini, ungkap Dandim, ketiga orang korban sengatan listrik itu sudah dievakuasi dari lokasi kejadian ke pusat kesehatan masyarakat Sindangratu, Kecamatan Pakenjeng. Kejadian tersebut pun menurutnya saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. [rnd]



Sumber Berita