PHRI akan Gelar Musda III Pada 20 April Mendatang, Pendaftaran Calon Ketua Telah Dibuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Musyawarah Daerah III Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Badan Pengurus Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Musda PHRI BPD NTT) akan diselenggarakan pada 20 April 2021 mendatang.

Salah satu hal yang dibahas dalam musda itu adalah pemilihan Ketua BPD NTT Periode 2021-2026.

Ketua Panitia Musda PHRI NTT, R Tri Arachis H menjelaskan, pendaftaran bakal calon ketua telah dibuka mulai hari ini, Senin 29 Maret 2021 hingga 12 April 2021 pukul 16.00 Wita.

Kiranya Badan Pengurus Cabang (BPC) di 15 daerah di wilayah NTT bisa ikut berpartisipasi dan mulai mendaftar.

Baca juga: Begini Reaksi PHRI Kondisi Bali Sudah Berdarah-darah, Tapi Wisatawan Asing Baru Dibuka April 2022?

Seksi Verifikasi Calon Ketua, Leonardus Arkian menyambung, syarat bagi pendaftar bakal calon adalah pemilik (owner) dari suatu hotel/restoran.

Sementara itu, syarat lainnya adalah warga negara Indonesia, pria/wanita, sehat jasmani/rohani, dan diutamakan berdomisili dalam wilayah kedudukan BPD PHRI. Jika tidak ada pemilik badan usaha hotel/restoran yang bersedia,

maka dapat diberikan kepada orang yang mendapat mandat tertulis dari pemilik badan usaha hotel/restoran. Sebagai calon ketua BPD PHRI, pendaftar pernah menjabat sebagai pengurus BPP/BPD/Ketua BPC PHRI, kecuali mendapat persetujuan dari BPP PHRI.

Syarat lainnya, pendaftar bersedia dan berdedikasi tinggi serta memiliki waktu bagi anggota dan organisasi PHRI sesuai AD/ART PHRI. Adapun badan usaha hotel/restoran yang dimiliki oleh calon ketua BPD PHRI harus memiliki Sertifikat Tanda Anggota Penuh yang dikeluarkan oleh BPP PHRI.

Baca juga: Hani Candra: PHRI Ujung Tombak Pariwisata di Lembata

PHRI merupakan organisasi yang mewakili pengusaha industri badan usaha perhotelan, bdan usaha jasa makanan dan minuman, dan lembaga pendidikan pariwisata

Sampai saat ini, kata Sekretaris Panitia Robby Rawis, jumlah BPC di NTT ada 15 BPC, yakni di Manggarai Barat, Ruteng, Manggarai Timur, Bajawa, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Belu, TTU, TTS, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, dan Rote Ndao. PHRI memiliki fungsi advokasi dan rekomendasi terkait pembinaan, pelatihan, pengembangan kepariwisataan, peningkatan mutu, kerja sama, dan koordinasi.

“Kiranya PHRI bisa menyuarakan kepentingan hotel dan restauran,” kata R Tri Arachis H yang juga GM Sahid T-more Hotel ini saat konferensi pers di lobi Hotel Sahid T-more Kupang, Senin 29 Maret 2021.

“PHRI mau lanjutkan program kerja terdahulu dan program kerja baru nanti sesuai apa yang akan dibuat oleh ketua terpilih nanti. Pastinya, proses verifikasi sangat diutamakan. Kami tim verifikasi dan pemilihan akan berusaha melakukan yang terbaik dan mendata semua BPC yang sudah ada dan verifikasi mereka agar bisa ikut di musda nanti,” sambung Seksi Pemilihan dan Dokumentasi, Maryanto Kore Mega.

Baca juga: Ketua PHRI Sambut Baik New Normal, Hotel pun Siap Lakukan Aktifitas di Hotel 

Adapun tema Musda III BPD PHRI NTT adalah “PHRI Memperkuat Pariwisata Nusa Tenggara Timur”. Hal itu diangkat guna memberi motivasi bagi anggota untuk meningkatkan pariwisata meski di tengah situasi pandemi.

Sebagaimana diketahui, kondisi pandemi ini berpengaruh pada industri perhotelan dan restoran. Oleh karena itu, BPD PHRI NTT berkomitmen membantu dan mendukung anggota dalam perjuangan kemudahan menjalankan usaha, baik terhadap kebijakan pajak atau aturan yang berlaku, dan memastikan pemberlakukan protokol kesehatan di lingkungan hotel/restoran. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)



Sumber Berita