Polisi Akan Layangkan Panggilan Untuk Pengurus PDIP Rote Ndao

POS-KUPANG.COM |KUPANG — Pihak Satuan Reskrim Polres Rote Ndao akan melayangkan panggilan kedua untuk pengurus PDI Perjuangan kabupaten itu dalam pekan ini. 

Pemanggilan untuk permintaan keterangan itu berkaitan dengan laporan Dugaan Tindak Pidana Tentang dana bantuan keuangan partai Politik PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2019. 

Kapolres Rote Ndao, AKBP Felli Hermanto melalui Kasat Reskrim Polres Rote Ndao Iptu Yames Jems Mbau menjelaskan, untuk laporan tersebut pihaknya telah mengambil keterangan dan mendapat klarifikasi dari pelapor dan 4 orang saksi. 

“Pelapor dan saksi-saksi sebanyak empat orang sudah diklarifikasi keterangannya,” kata Iptu Jems Mbau saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin 10 Mei 2021. 

Baca juga: Pilkada Serentak PDIP Rote Ndao dan Alor Mulai Terima Berkas Pendaftaran

Permintaan keterangan tersebut telah dilakukan kepada Dicson Suwongto pada 11 Maret 2021, Roni Lavianus Kolo pada 23 Maret 2021, Erna Tomasui pada 23 Maret 2021 dan Mesak Adam Bentura pada 3 April 2021. 

Ia mengatakan, sementara kepada para pengurus Partai PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao belum menghadiri undangan pertama yang dilayangkan polisi untuk memberi keterangan dan klarifikasi. 

Karena itu, kata Iptu Jems Mbau, pihaknya akan kembali melayangkan panggilan kedua untuk memberi keterangan dan klarifikasi dalam pekan ini.  

Ketua DPC PDIP Malaka saat menyambangi warga korban Banjir Benenai, Jumat (9/4).
Ketua DPC PDIP Malaka saat menyambangi warga korban Banjir Benenai, Jumat (9/4). (Ket foto : Dok. Devi Ndolu.)

“Kita sudah diundang pengurus partai untuk dimintai keterangan klarifikasi namun belum sempat hadir memberikan keterangan. (Rencana) Minggu ini akan diberikan surat undangan permintaan keterangan kedua,” ujar dia. 

Rencana pemanggilan untuk permintaan keterangan ditujukan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Rote Ndao Denison Moy, Zinsendorf Yosus Adu, Djanu Djaja Ibrahim Manafe dan Dedy S. Modok.   



Sumber Berita