KOMPAS.com – Pulau baru yang muncul di Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasca-badai Seroja rencananya dinamai Pulau Paskah.

Camat Loaholu Jemi Oktovianus Adu menuturkan, dirinya akan melaporkan dahulu soal munculnya pulau baru ini ke Bupati Rote Ndao dan Wakil Bupati Rote Ndao.

“Nanti kami bersama tokoh adat dan masyarakat akan bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati untuk melaporkan sekaligus menamakan pulau itu,” kata Jemi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (13/4/2021) siang.

Baca juga: Pasca Badai Seroja, Sebuah Pulau Baru Muncul di Rote Ndao, NTT

Dia menyebutkan, pulau itu muncul tepatnya hari Minggu, 5 April 2021. Pulau itu terbentuk dari gundukan pasir dan batuan.

Pulau baru itu terletak di wilayah Dusun Sai, Desa Tolama, Kecamatan Loaholu.

Jemi menyebutkan, pulau tersebut berjarak dari tepi pantai sekitar 200 meter dan tampak seperti pagar batu di laut.

“Pulau itu muncul, sebagai dampak dari Badai Seroja yang melanda Kabupaten Rote Ndao sejak 4 sampai 6 April 2021 lalu,” ujar dia.

Kemunculan pulau baru itu, lanjut Jemi, dilihat pertama oleh Kepala Desa Tasilo Isak Dea dan sejumlah warga, pada hari Minggu.

Baca juga: Pulau Baru Seluas 152 Kaki Muncul Pasca Badai Seroja di NTT

Menurut Jemi, sejumlah aparat desa bersama warga setempat telah mengukur panjang pulau itu secara manual yakni sejauh 152 langkah kaki.

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek mengaku belum melihat langsung pulau itu.

“Menurut informasi, betul ada pulau baru. Tapi, saya belum cek secara langsung. Nanti akan saya infokan,” kata Stefanus singkat.

(KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE)

Sumber Berita