Merdeka.com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Rote Tengah dan masyarakat Dusun Batuleli, Desa Lidamanu, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao melakukan swab antigen secara massal. Swab dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Feapopi, yang dipimpin dokter Mardisem Mbeo beserta empat orang petugas medis lainnya.

Dari hasil swab antigen sebelumnya oleh Tim Medis di RSUD Ba’a, Minggu (25/4), terdapat dua orang warga Desa Lidamanu dinyatakan positif yakni DNg (35), pelaku perjalanan Kupang-Rote Ndao pada tanggal 16 April 2021 serta SK (37) juga pelaku perjalanan Kupang-Rote Ndao.

Hasil swab antigen lanjutan oleh tim Medis di RSUD Ba’a pada Senin (26/4), ada tambahan dua orang warga Desa Lidamanu juga, dinyatakan positif yakni JNg (66) dan ENg (70).

Swab antigen lanjutan oleh tim medis di RSUD Ba’a pada Selasa (27/4), ada penambahan dua orang lagi yakni YM (26) dan ANg (22).

Tim Medis Puskesmas Feapopi kemudian melakukan swab antigen massal bagi warga setempat, dan tercatat sebanyak 21 orang warga Desa Lidamanu dinyatakan positif corona, sehingga per Selasa (27/4) ada 25 orang warga Desa Lidamanu positif covid, ditambah dua warga asal Kelurahan Onatali juga positif diduga karena berkaitan erat dengan 25 warga desa Lidamanu.

Sementara hasil swab antigen oleh tim medis Puskesmas Feapopi pada Rabu (28/4) tercatat sebanyak 48 orang warga Desa Lidamanu, kembali dinyatakan positif yang didominasi anak-anak dan orang tua.

Kapolsek Rote Tengah Ipda Igo Pringgondani mengakui hingga saat ini total pasien yang terpapar Covid-19 pertanggal 25 hingga 28 April 2021 adalah 77 orang di Desa Lidamanu.

“Tanggal 25 April ada dua pasien dari desa Lidamanu. Tanggal 26 April ada tambahan dua pasien dari desa Lidamanu. Tanggal 27 April tambahan 23 orang dari Desa Lidamanu dan tanggal 28 April 2021, sebanyak 48 pasien dari desa Lidamanu,” kata Igo kepada wartawan, Kamis (29/4).

Menurutnya, 48 warga Desa Lidamanu yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 pada Rabu (28/4) kemarin, telah dievakuasi untuk dilakukan karantina ke rusun Ne’e sebanyak 14 pasien. Sedangkan 34 pasien lainnya dievakuasi (karantina) ke SD Inpres Moklain, Dusun Moklain, Desa Lidamanu, mengingat keterbatasan ruangan di rusun Ne’e.

Sedangkan dua orang pasien lainnya dari Kelurahan Onatali dievakuasi (karantina) di Rusun Ne’e. Kegiatan swab antigen ini akan dilanjutkan pada hari ini, Kamis (29/4) di Desa Lidamanu. [cob]



Sumber Berita