Untuk membuktikan klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menghubungi salah satu Pakar Ilmu Perairan, Oseanografi Biologi, Zoologi Laut LIPI, Fahmi, S.Pi., M.Phil. Dia pun menjelaskan perihal foto bayi hiu berwajah manusia itu.

“Itu bayi hiu yang mengalami kelainan genetis,” katanya melalui WhatsApp kepada Cek Fakta Liputan6.com, Kamis (25/2/2021).

Dia juga menjelaskan, kalau bayi itu ditemukan seorang nelayan di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu 21 Februari 2021. Terdapat tiga bayi hiu dalam perut induknya, tapi hanya satu yang wajahnya menyerupai manusia.

“Di Indonesia, kasus seperti itu sudah tercatat untuk ketiga kalinya. Dua kasus sebelumnya ditemukan bayi hiu yang memiliki mata satu dengan posisi mata sama persis seperti hiu yang ditemukan baru-baru ini, yaitu berada di bawah moncongnya,” ujarnya.

Namun, Fahmi tidak bisa memastikan kalau hiu itu memiliki wajah seperti manusia karena limbah pabrik. Sebab, kata Fahmi, kalau faktor limbah pabrik, dua bayi hiu yang ditemukan memiliki wajah yang normal.

“Kita tidak bisa memastikan (karena limbah), tapi kalau kelainan karena faktor itu, seharusnya bayi hiu lain yang di dalam perut induknya itu yang mengalami kelainan juga, bukan hanya satu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan, banyak faktor yang bisa mengakibatkan kelainan genetis seperti itu, sama halnya seperti manusia. Bisa karena faktor kualitas telur yang dibuahi ataupun kualitas spermanya, bisa juga karena faktor lain seperti kondisi induknya.

“Jadi, kita tidak bisa menyimpulkan hanya melihat dari luarnya saja, harus ada uji genetik untuk membuktikannya,” kata Fahmi.

Kemudian, Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan artikel di kanal Citizen6 Liputan6.com dengan judul: “Bikin Geger, Nelayan Temukan Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia”.

Dijelaskan dalam artikel tersebut, bayi hiu berwajah manusia ditemukan oleh nelayan bernama Abdullah Nuren di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu 21 Februari lalu.

Abdullah secara tidak sengaja menangkap hiu yang sedang hamil saat dia sedang memancing. Saat dia membedah perut hiu yang telah mati itu, ada tiga bayi hiu di dalamnya.

Dua bayi hiu terlihat seperti bayi hiu pada umumnya. Namun satu bayi lagi memiliki penampilan yang unik. Bayi hiu itu memiliki dua bola mata yang besar dan terletak di bagian bawah, kepalanya lancip, dan mempunyai bibir seperti manusia. Dengan mulut tetap terbuka, makhluk itu terlihat seperti berwajah manusia.

“Awalnya saya menemukan seekor induk hiu terperangkap di jaring pukat. Keesokan harinya saya membelah perut induk hiu itu dan menemukan tiga ekor anak di dalam perut. Dua seperti ibunya dan yang satu ini tampak berwajah manusia.”

Para ahli telah mengatakan bahwa penampilannya yang unik itu mungkin disebabkan oleh kondisi yang langka. Dr David Shiffman, seorang ilmuwan di Marine Stewardship Council, mengatakan dia mengira tampilan unik makhluk itu karena cacat lahir.

“Ini bukan hal yang saya pelajari, tetapi beberapa ahli yang saya ikuti melaporkan itu mungkin kasus Cyclopia parsial dengan satu orbit yang menyatu tetapi masih dengan dua mata.”

Klaim bayi hiu berwajah manusia yang disebut sebagai anak durhaka merupakan informasi yang salah. Faktanya, bayi hiu itu mengalami kelainan genetik.

Sumber Berita