Merdeka.com – Satpol PP membongkar 10 kios yang digunakan untuk praktik perjudian di Kota Semarang, Jumat (16/4). Para penjudi melarikan diri saat petugas tiba di lokasi.

“Ada 10 tempat judi kami temui di Kota Semarang. Kami langsung bongkar bangunan yang terbuat dari tripleks, dan kita hanya menyita barang bukti saja,” kata Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, Sabtu (17/4).

Pembongkaran kios judi itu dilakukan saat razia yustisi penyakit masyarakat (pekat) di bulan Ramadan. “Pembongkaran kios judi itu berdasarkan aduan dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan judi. Mengingat saat ini sedang bulan puasa, hentikan main judi dan hargai bulan Ramadan,” jelasnya.

Sepuluh tempat yang dibongkar Satpol PP terdiri dari dua lokasi di wilayah Madukoro, 3 lokasi di Karangayu, serta di Puspanjolo, Pamularsih, Kumudasmoro, Krobokan dan Puri Anjasmoro.

Di antara lokasi judi yang dibongkar petugas, ada yang di berdekatan dengan rumah ibadah. “Mirisnya tempat judi berada 15 meter ada musala,” ungkap Fajar.

Dia pun mengajak semua kalangan, terutama pemuka agama, agar mengingatkan warga di sekitarnya untuk menjauhi hal hal negatif. “Kita harap pemuka agama bisa bantu sosialisasi karena biasanya perkataan mereka ini lebih didengar warga,” pungkasnya. [yan]



Sumber Berita