JakartaSiklon tropis Seroja, yang berada di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu terjadinya bencana alam banjir hingga tanah longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ada 11 kabupaten/kota di NTT yang terdampak kemunculan siklon tropis Seroja.

“Lokasi terdampak di NTT ini ada 10 kabupaten dan 1 kota. Kalau kemarin kami masih fokus Flores Timur, sekarang kami dapat data lebih lengkap wilayah yang memang menjadi rumpun kepulauan di NTT ini,” kata Kapusdatinkom BNPB Raditya Jati dalam jumpa pers online, Senin (5/4/2021).

Sebelas wilayah yang terdampak tersebut ialah

1. Kota Kupang
2. Kabupaten Flores Timur
3. Kabupaten Malaka Tengah
4. Kabupaten Lembata
5. Kabupaten Ngada
6. Kabupaten Alor
7. Kabupaten Sumba Timur
8. Kabupaten Rote Ndao
9. Kabupaten Sabu Raijua
10. Kabupaten Timor Tengah Selatan
11. Kabupaten Ende

Bencana banjir, longsor, hingga gelombang tinggi di NTT tersebut menyebabkan puluhan jiwa menjadi korban. Korban meninggal berasal dari empat kabupaten.

“Korban jiwa masih dalam pendataan. Sebanyak 68 orang meninggal dunia,” kata Raditya.

Sebanyak 68 orang meninggal itu terdiri atas 44 orang di Kabupaten Flores Timur, 11 orang di Kabupaten Lembata, 2 orang di Kabupaten Ende, dan 11 orang di Kabupaten Alor. Sementara itu, 15 orang mengalami luka-luka dengan rincian 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada, dan 5 di Kabupaten Alor.

Selain itu, dilaporkan ada 70 orang hilang, yang terdiri atas 26 orang di Flores Timur, 16 orang di Kabupaten Lembata, dan 28 orang di Kabupaten Alor. BNPB mencatat ada 938 keluarga atau 2.655 jiwa terdampak akibat bencana. Pendataan korban masih dilakukan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan siklon tropis Seroja lahir di NTT sekitar pukul 01.00 WIB tadi. BMKG meminta warga sekitar mewaspadai hujan lebat hingga gelombang tinggi.

“Jadi saat ini sudah terkonfirmasi diprediksi pada pukul 1 dini hari nanti tanggal 5 April 2021 dari bibit siklon akan lahir benar-benar sebagai siklon tropis. Nama siklon tropis yang diberikan adalah Seroja. Sesuai dengan urutan nama siklon tropis dari BMKG secara internasional,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers virtual, Minggu (4/4) malam.

Dia mengatakan siklon tropis tersebut bergerak menjauhi Indonesia. Dwikorita menuturkan siklon itu akan berpotensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi di NTB, NTT, Sulawesi Selatan, hingga Maluku.

Gelombang laut ketinggian 2,5-4 meter meliputi:
1. Selat Sumba bagian barat
2. Laut Flores
3. Perairan selatan Flores
4. Perairan selatan Pulau Sumba
5. Laut Sawu
6. Selat Ombai
7. Laut Banda selatan bagian barat.

Gelombang laut dengan ketinggian 4-6 meter:
1. Perairan Kupang hingga pulau Rote,
2. Samudra Hindia selatan NTT
3. Laut Timor selatan NTT.

Ketinggian gelombang lebih dari 6 meter (ekstrem)
– Samudra Hindia selatan NTT

(jbr/idh)

Sumber Berita