POS-KUPANG.COM | KUPANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) stasiun Meteorologi Maritim Tenau mengeluarkan peringatan dini banjir ROB bagi wilayah di pesisir pantai di Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Lima wilayah yang berpotensi terjadinya banjir pesisir atau ROB yakni pesisir Utara pulau Flores dan Pulau Alor, pesisir Utara pulau Timor dan Rote,  pesisir Selatan pulau Timor dan Rote, pesisir pulau Sumba, pesisir pulau Sabu Raijua.

Informasi peringatan tersebut dikeluarkan menyusul, kondisi curah hujan di wilayah NTT cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda hampir semua wilayah di NTT.

Baca juga: Terjadi Gelombang Pasang 5 M di Pantai Utara Kabupaten Ende, Dua Desa Terdampak

Baca juga: Penjelasan Ustman Jemain Tentang Gelombang Pasang di Pantura Manggarai Timur 

Surat peringatan bernomor ME.01.02/PDR/07/KTUG/IV-2021 dikatakan peringatan tersebut dikeluarkan akibat dari adanya aktifitas pasang surut air laut, kondisi gelombang tinggi dan curah hujan tinggi dapat mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT berupa banjir pesisir (ROB).

“Masyarakat dihimbau agar waspada dengan adanya fenomena banjir pesisir yang diprediksi terjadi pada tanggal 3 April 2021 sampai tanggal 5 April 2021” tulis surat peringatan yang ditandatangani oleh kepala stasiun Meteorologi Maritim Tenau, MOH. Syaeful Hadi, SP, Sabtu 3 April 2021.

Akibat adanya banjir pesisir juga, dapat berdampak pada terganggunya transportasi disekitar pelabuhan dan pesisir, aktifitas petani garam, dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Baca juga: Gelombang Pasang Terjang Pesisir Lembata

Baca juga: Gelombang Pasang Terjang 4 Desa Di Kecamatan Ndori

Masyarakat juga diminta untuk waspada dan siaga mengantisipasi dampak banjir pesisir ini. Selain itu, masyarakat dapat mengecek informasi terbaru terkait perkembangan cuaca di BMKG terdekat.

Banjir ROB ini juga sempat merendam 30 rumah warga di desa Papela kecamatan Rote Timur, kabupaten Rote Ndao pada Rabu 31 Maret 2021 lalu.

Dikabupaten Lembata, pesisir kecamatan Ile Ape juga turut dihantam banjir pesisir yang menggenangi rumah dan bangunan di desa setempat. Selain di Ile Ape, di kecamatan Lebatukan, juga banjir ROB menghantam puluhan rumah warga dan fasilitas umum di desa beberapa desa. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Kumpulan Berita Gelombang Pasang



Sumber Berita