Jakarta:  Seluruh pemangku kepentingan, tidak terkecuali praktisi di dunia pendidikan dituntut mampu menghadapi tantangan yang muncul dalam kegiatan belajar mengajar selama pandemi covid-19.  Semuanya tidak boleh berpasrah diri pada keadaan sebab perubahan pola dan sistem pembelajaran adalah sebuah keniscayaan. 

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR), Herawati Prasetyo menyampaikan hal tersebut dalam Virtual Media Gathering and Workshop bertajuk “Membangun Sinergitas, Membangun Pendidikan Indonesia”, Kamis, 24 Juni 2021.

&nbsp

Masa pandemi covid 19 sejak Maret 2020 hingga saat ini, menjadi bagian sulit melakukan seluruh program-program yang pihaknya canangkan. “Menjadi suatu tantangan tersendiri dalam pembinaan dan pendampingan dengan pola seperti sebelum masa pandemi datang, pola-pola pembinaan yang sudah dimodifikasi dengan cara New Normal,” kata Herawati dalam keterangan tertulis, Jumat, 25 Juni 2021.

Menurut Herawati, apapun yang terjadi di era new normal ini, Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim dan seluruh Sekolah Binaan di manapun berada, tidak boleh berkurang semangat dan motivasinya untuk meningkatkan mutu dan mencerdaskan anak didik serta memajukan dunia pendidikan Indonesia.

“Dan hal ini terbukti, meskipun dalam kondisi sulit dan terbatas, banyak para Guru, Siswa dan Sekolah Binaan meraih prestasi. Hal ini menunjukkan keseriusan kita semua sebagai sebuah tim yang sangat dedicated dalam dunia pendidikan, sebuah usaha menjadi bagian dalam rangka mewujudkan ‘Pride of The Nation’,” ujar dia.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh YPA-MDR, Lanjut Herawati merupakan komitmen untuk turut memajukan pendidikan Indonesia.  Salah satunya dengan mewujudkan Kecamatan Cerdas – Berprestasi ‘k’ di Kabupaten Rote Ndao, NTT melalui program Guru Muda Garda Depan (GMGD) dengan menghadirkan guru-guru muda terpilih yang memiliki semangat tinggi untuk mendidik, mengajar dan membimbing siswa binaan YPA-MDR.

Terutama siswa di wilayah prasejahtera untuk turut meningkatkan mutu pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera.  “Program ini juga selaras dengan Guru Penggerak Kemdikbud RI,” kata Herawati.

Baca juga:  Pemda Diharapkan Lirik Progam Kampus Mengajar

Saat ini, kata Herawati, sedang berlangsung pelatihan sebagai pembekalan untuk para peserta sebelum nantinya akan di tempatkan di sekolah-sekolah binaan yang berlokasi di Kabupaten Rote Ndao, Kecamatan Rote Barat.  Herawati mengungkapkan, YPA-MDR terus bisa eksis dan konsisten bukan karena yayasan ini tidak menghadapi hambatan dan rintangan.
 



Sumber Berita