Wagub NTT : Status Tanggap Darurat Bencana NTT Bisa Berakhir Lebih Cepat

POS-KUPANG.COM | KUPANG — Status Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur bisa saja berakhir lebih cepat. Namun hal itu tergantung penilaian dan pemenuhan kriteria oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Status Tanggap Darurat Bencana telah ditetapkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada 6 April 2021 lalu, sehari setelah puncak badai Siklon Tropis Seroja menerjang wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao dan Sumba Timur.

Penetapan status Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja NTT berlaku satu bulan hingga 5 Mei 2021. Selanjutnya, akan masuk pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Wagub Josef Adrianus Nae Soi mengatakan, status tanggap darurat bencana tersebut bisa berakhir lebih cepat sehingga bisa segera dilakukan tahap rehabilitasi.

“Kalau minggu depan bisa berakhir lebih cepat sesuai dengan kriteria BNPB, maka kita akan masuk ke tahap rehabilitasi,” kata Wagub Josef Adrianus Nae Soi saat memberi keterangan pers di Posko Tanggap Darurat Provinsi NTT.

Baca juga: Wagub NTT, Josef Adrianus Nae Soi Pastikan Relokasi Warga Pasca Bencana di Kabupaten Lembata

Baca juga: Wagub NTT Yosef Adrianus Nae Soi Kembali Kunjungi Korban Bencana Lembata

Hingga Sabtu, 17 April 2021, total korban meninggal dunia akibat bencana Siklon Tropis Seroja di NTT sebanyak 181 orang.

Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi didampingi pejabat Pemprov NTT saat tiba di Lembata  Kamis 15 April 2021.
Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi didampingi pejabat Pemprov NTT saat tiba di Lembata Kamis 15 April 2021. (POS KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Sementara yang hilang mencapai 47 orang. Total jumlah tersebut tidak mengalami perubahan sejak Kamis. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )



Sumber Berita