php shell hacklink php shell seobizde.com hacklink izmir escort sultangazi escort alanya escort gabile medyum

Waspada Bencana, Kalak BPBD NTT Instruksikan Aktivasi Posko 24 Jam  – Info Rote-Ndao


Waspada Bencana, Kalak BPBD NTT Instruksikan Aktivasi Posko 24 Jam 

POS-KUPANG.COM | KUPANG — Provinsi NTT memasuki puncak musim hujan pada Februari 2021. Dalam rentang waktu Jumat (19/2) malam hingga Sabtu (20/2), hujan dengan intensitas yang tinggi terjadi hampir di seluruh wilayah NTT.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Provinsi NTT, Thomas Bangke mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan aktivasi Posko Siaga Bencana selama 24 jam. 

“Kita dari BPBD Provinsi dan BPBD kabupaten/ kota melakukan aktivasi posko selama 24 jam,” ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (20/2).

Ia menjelaskan, pihaknya tetap siap siaga sesuai dengan informasi cuaca yang diberikan oleh pihak BMKG. Selain itu, jajaran juga terus melakukan koordinasi dengan lintas sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan dan potensi bencana. 

“Kita sudah lakukan persiapan relawan bencana di tingkat desa / kelurahan tangguh bencana dengan persiapan logistik dan peralatan,” jelasnya. 

Ia tetap meminta masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan dan potensi bencana di wilayah masing masing. 

Sejak awal musim Februari 2020, BPBD Provinsi NTT telah mengirim data peringatan dini kepada seluruh jajaran BPBD kabupaten kota di NTT. “Kita sudah mengirim peringatan dini dari BMKG Jakarta ke kabupaten agar tetap siap,” ujar Thomas saat ditemui pekan lalu.

Pihak BPBD NTT, kata dia, terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan BMKG Jakarta dan BMKG Kupang untuk terus mengupdate dan melakukan akurasi data peringatan dini. 

Pemerintah provinsi sejatinya telah menetapkan status siaga Bencana Hidrometeorologi di wilayah provinsi NTT sejak Desember 2020. Status Siaga Bencana tersebut ditetapkan hingga Juni 2021 melalui surat keputusan Gubernur NTT tentang status dan Penanganan Siaga Bencana Hidrometeorologi di Provinsi NTT. 

Berdasarkan peta resiko bencana BPBD NTT,  khusus ancaman bencana hidrometeorologi yang disebabkan curah hujan yang tinggi seperti banjir dan longsor berpotensi terjadi seluruh daratan Flores dan Lembata, di Kabupaten Kupang, Kota Kupang, TTS, Malaka dan Belu untuk Pulau Timor serta  wilayah Sumba Timur dan sebagian kecil Sumba Barat di Pulau Sumba. Sementara itu, untuk potensi angin puting beliung berpotensi terjadi di TTU, Sabu Raijua, Rote Ndao dan Alor.

Warga Labuan Bajo Antusias Vaksin dan Kebiri Hewan Peliharaan di UPTD Veteriner Mabar

Banjir Melanda  Oebelo & Tanah Merah, Warga : Pemerintah Perhatikan Tangani Penyebab Utama Banjir i

Vaksin Covid Tahap 2 di Puskesmas Wolomarang, Bupati Robi & Forkopimda Sikka Disuntik Bersama Nakes

“Untuk itu diharapkan para bupati bersama komponen pentahelix agar  selalu siaga mengaktifkan posko 24 jam untuk memperoleh informasi bencana karena dibutuhkan akselerasi percepatan evakuasi dan percepatan distribusi logistik,” kata Thomas. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )



Sumber Berita